Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Tuesday, December 6, 2011

Danau Labuan Cermin Yaitu Danau Dengan Dua Rasa

Jauh di pedalaman Kalimantan Timur sana, terbentanglah Danau Labuan Cermin. Danau bening ini istimewa karena memiliki laut di dasarnya. Laut di dasar danau? Benar, danau ini memiliki aliran air asin yang hanya ada di bagian bawah danau.




Labuan Cermin terletak di Kecamatan Biduk-biduk, Kalimantan Timur. Jika dilihat di peta, letaknya tepat di punggung hidung Kalimantan. Tempat ini bisa ditempuh dalam tiga jam perjalanan laut dari Derawan.

Bagian atas Danau Labuan Cermin berisi air tawar seperti danau pada umumnya. Namun beberapa meter di bawahnya terdapat aliran air asin. Anehnya, kedua jenis air ini tidak tercampur. Secara kasat mata dapat dilihat bahwa air laut dan air tawar dipisahkan oleh lapisan serupa awan.

Belum ada yang melakukan penelitian di daerah ini sehingga terbentuknya fenomena ini masih menjadi misteri.

Lapisan keruh berwarna putih itu diduga hasil pembusukan organisme dasar labuhan yang terperangkap dan tak bisa pergi. Dua jenis air di danau ini juga menghadirkan organisme dari dua dunia. Ikan air tawar hidup di permukaan, sedangkan ikan air laut bisa ditemukan di dasar danau.



Saat saya kesana, kebetulan lapisan air tawar sedang tipis. Awak kapal menyelam dan sempat mencicipi air asin di kedalaman sekitar dua meter. Rupanya ketebalan lapisan air tawar dan air asin bisa berubah sesuai dengan pasang-surut air laut.

Danau mungil ini dikelilingi hutan dan ada tebing menjulang tinggi di salah satu sisinya. Sambil berenang kami disuguhi musik hutan — suara burung dan serangga. Tak mengherankan jika danau ini diberi nama Labuan Cermin: airnya jernih sekali sampai orang bisa bercermin di atasnya. Arus di beberapa tempat cukup kuat dan mudah menyeret orang yang tak bisa berenang.



Untuk menuju tempat ini kami harus menumpang sampan nelayan dan melewati perjalanan selama 15 menit, menembus semak bakau dan hutan. Hutan itu masih dihuni aneka binatang liar seperti monyet, bekantan, berang-berang dan beruang madu.

Karena jaraknya cukup jauh dari kota, jarang atau hampir tidak ada turis yang berkunjung ke sini. Tempat ini hanya dikenal oleh orang-orang lokal dari sekitar daerah itu. Fasilitas dan prasarana pun masih seadanya. Tempat kami menginap adalah sebuah Pusat Informasi Nelayan (PIN) binaan The Nature Conservancy, lembaga pegiat pelestarian lingkungan yang mengundang saya mengunjungi tempat ini.

PIN berbentuk rumah panggung di tepi muara sebuah sungai, hanya beberapa ratus meter dari laut. Rumah itu punya semacam dermaga kecil tempat menambatkan perahu. Sungai di depan PIN berair payau. Kadar keasinannya tergantung pada pasang-surut air laut. Ketika laut surut, sungai berubah menjadi sangat jernih sehingga dasarnya dapat dilihat dengan jelas.



Dari beranda kita bisa melihat ikan berseliweran. Ardi, anak nelayan yang suka bermain di PIN menjelaskan pada kami jenis-jenis ikan itu. Ada ikan yang banyak durinya, ada ikan yang menyengat dan ikan yang bertubuh pipih panjang. Tak hanya dikunjungi oleh para nelayan, PIN juga menjadi tempat berkumpul anak-anak nelayan yang hendak menonton film tentang kehidupan laut atau membaca koleksi perpustakaan.

Hari mulai gelap saat beberapa nelayan berangkat melaut. Adapun kami menghabiskan malam dengan minum kopi di beranda dan menatap air sungai dan bulan nyaris purnama. Suasana damai yang tak bisa ditemui di kota.


Sumber

Friday, December 2, 2011

Seorang Mahasiswa mematahkan pernyataan seorang profesor

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan".

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?".

"Tentu saja," jawab si Profesor,

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.

Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.

Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."

Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak.

Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk meme-cahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya.

Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak.

Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.

Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah "Albert Einstein" .

Friday, November 4, 2011

Misteri Pembunuhan Enam Ahli Nuklir Muslim


Dr.Sameera Moussa. Alamogordo, Amerika Serikat, selasa 16 Juli 1945. Waktu menunjuk tepat jam 05:30. Dipagi hari yang indah itu sebuah sejarah diukir di pangkalan udara Alamogordo.Percobaan pelerdakan bom nuklir, dibawah pinpinan J.Robert Oppenheimer, berhasil dengan gemilang. Sorak sorai pun bergemuruh “menyambut” hasil penelitian yang diulakukan di sebuah laboratorium di Los Alamos tersebut.Namun kurang dari sembilan bulan kemudian, tepatnya pad atanggal 6 dn 7 Agustus 1945, hasil perecobaan itu telah merenggut korban pertamanya.Ratusan ribu anak manusia mati dan luka,dan dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki menjadi rata dengan tanah.

Ternyata “korban” dari Manhattan Project tidak berhenti disini. Dalam rentang waktu empat dasawarsa , dari 1952 sampai 1989, enam doktor Muslim ahli nuklir dibunuh secara misterius. Inilah kisah kematian Dr.SAmirah musa, Dr.Samir Naguib, Dr.Nabil al-Qalini, Dr. Yahya el-Meshad,Dr.Ahmad Nabil dan Dr.Said Sayyid Badir yang penuh misteri.

Sameera Moussa dilahirkan di Gharbia Governorat. Mesir pada tahun 1917. Ibunya meninggal akibat penyakit kanker. Sepeninggal ibunya, ayahnya memutuskan membawa putrinya Sameera pindah ke Kairo. Di kota ini, ayahnya membuka usaha penginapan berupa hotel kecil di wilayah El-Hussein . Atas desakan ayahnya, Sameera menempuh pendidikan sekolah dasar Kaser El-Shok salah satu sekolah tertua di Kairo. Setelah dia menyelesaikan pendidikan dasar ia bergabung dengan Banat El-Ashraf, sebuah sekolah yang dibangun dan dikelola oleh Nabawya Moussa, aktivis politik yang terkenal.

Pada tahun 1939, Sameera Moussa memperoleh gelar B.Sc. bidang radiologi dengan derajat First Class Honours setelah meneliti efek radiasi X-ray pada berbagai material .Karena kepandaiannya, Dr Moustafa Mousharafa, dekan fakultas mengangkatnya menjadi Asisten Profesor.Ia merupakan muslimah pertama yang menduduki posisi tersebut di universitas Kairo dan menjadi muslimah yang pertama pula yang menyabet gelar Ph.D. dalam bidang radiasi atom.

Sameera Moussa menerima beasiswa dari Fullbright Atomic Program untuk berkenalan dengan fasilitas penelitian nuklir modern di Universitas California.Ia diberi izin untuk mengunjungi fasilitas atom rahasia AS. Kunjungan ke faslitas nuklir tersebut menyulut perdebatan keras di kalangan akademik Amerika Serikat .Sameera adalah orang “asing” pertama yang memiliki akses ke fasilitas rahasia tersebut.
Dia menolak beberapa tawaran untuk tinggal di Amerika Serikat dan akan diberikan Amerika kewarganegaraan. Ia mengatakan “Mesir, tanah air sayangku, sedang menunggu saya “.

San Fransisco ,California ,Jum’at 16 Agustus 1952.Pagi itu Dr. Sameera Mousa, wanita ahli nuklir jebolan Universitas Kairo Mesir yang sedang melakukan riset di Pusat Reaktor Nuklir San Fransisco menerima undangan yang diantar oleh seorang kurir.Tanpa perasaan curiga sedikitpun, muslimah pertama yang ahli di bidang fisika nuklir ini berangkat ke kantornya naik mobil yang dikendarai si kurir tersebut.Ketika mobil yang dinaiki doctor ini melewati jalan yang menanjak dan ketika meluncur turun, sikurir tiba-tiba membuka pintu mobil dan meloncat keluar.Sementara mobil yang dikendarai Dr. Sameera Moussa meluncur kencang tidak terkendali dan menabrak sebuah trailer yang tiba-tiba muncul di depan.Tanpa ampun mobil Dr.Sameera Moussa melesat kedalam jurang sedalam 54 meter dan doktor nuklir pertama muslimah itu tewas seketika.

Spekulasi berkembang, pembunuhan Dr.Sameera Moussa diskenario dinas inteljen Israel .Operasi inteljen khas mossad meghabisi ilmuwan-ilmuwan muslin yang dianggap membahayakan Israel.

Dr.Sameer Naguib (Diburu Trailer)

Kematian Dr. Samirah Musa yang diwarnai misteri membuat pemerintah Mesir berhati-hati mengiirm putera-putera terbaiknya belajar ke Amerika Serikat. Pada Wktu itu belum banyak anak-anak muda berbakat yang menggeluti bidang yang berkaitan dengan fisika nuklir.Pada awal tahun enam puluhan Universitas Kairo kembali mengajukan putera terbaiknya, Dr.Sameer Nagubi ,untuk melanjutkan studi mengenai nuklir di Amerika Serikat.

Sameer Naguib menyabet gelar doktor d bidang yang digelutinya dan menunjukkan kemampuan ilmiah yang menonjol .Bukan luar biasa ketika Universitas Detroit membutuhkan associate professor di bidang fisika, dialah yang terpilih di antara dua ratus pelamar dari berbagai bangsa. Segera pula penelitian yang ia lakukan mengundang perhatian banyak pihak.Ia lalu mendapat banyak tawaran ,dengan imbalan materi yang tinggi untuk mengembangkan hasil-hasil penelitian.

Berbagai tawaran menarik tidak membuat Dr. Sameer Naguib tergiur.Sebulan setelah Mesir kalah da;am Perang Juni 1967,ia memesan tiket pesawat menuju Kairo pada tanggal 13 Agustus 1967.Merasakan getirnya kekalahan yang diderita negerinya dan bangsanya dalam prang tersebut,ia merasa terpanggil untuk segera pulang ke Mesir.Begitu ia menyatakan maksudnya untuk”pulang kampung”,berbagai pihak di Amerika serikat dan beberapa negara barat “merayu” Dr.Sameer Naguib untuk tidak pulang.Namun ia telah mengambil sikap bulat,ia akan tetap “pulang kampung”untuk mendarmabaktikan diri pada negeri dan bangsanya.

Sabtu 13 Agustus 1967,Dr. Sameer Naguib bersiap-siap menuju andara Detroit.

Segera setelah semuanya beres, iapun mengemudikan mobilnya menuju bandara dengan perasaan gembira. Tidak lama lagi ia akan bertemu kembali dengan tanah kelahiaran dan keluarganya yang lama ia tinggalkan.Ketika mobil Dr.Sameer Naguib memasuki high-way ,tiba-tiba sebuah trailer memburu mobil yang sedang dikendarainya. Semula Dr.Sameer mengira trailer tersebut tidak mengejarnya. Namun trailer itu semakin kencang jalannya, Dr.Sameer pun menggerakkan mobilnya ke pinggir. Triler itu tetap memburunya dan mempercepat jalannya. Dr.Sameer Naguib berusaha keras menghindar.Tetapi ia terlambat. Tidak lama kemudian trailer itu benar-benar menabrak dan mencabik-cabik mobil doktor muda tersebut beserta isianya Dr.Sameer naguib pun tewas seketika.Kembali dunia Islam kehilangan seoarang ahli nuklirnya dan Universitas Kairo sekali lagi mengibarkan bendera hitam setengah tiang.



Sumber

Monday, October 31, 2011

Misteri Tradisi Hallowen

Halloween adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober di negara-negara berpenutur bahasa Inggris, dilakukan anak-anak berpakaian aneh yang berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau coklat dengan berkata "Trick or treat!" Ucapan "Trick or treat!" merupakan semacam "ancaman" yang berarti "Beri kami (permen) atau kami jahili." Anak zaman sekarang biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang dianggap pelit dengan cara "menghiasi" pohon yang ada di depan rumah dengan kertas toilet atau menulisi jendela dengan sabun.


Halloween biasanya identik dengan setan, tukang sihir, hantu Goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan lain dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween. Halloween berasal dari kata Hallowe'en yang merupakan kependekan dari All Hallow's Eve (malam sebelum hari raya All Hallow). Hari raya agama Katolik bernama Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day) yang dirayakan 1 November pernah dikenal sebagai All Hallows' Day yang merupakan penyingkatan dari All Hallowed Souls. Dalam bahasa Inggris, kata Hallowed (holy) berarti Orang Kudus.




Hari Raya Semua Orang Kudus ditentukan misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan dengan alasan ingin orang pagan mempercayai agama Kristen. Hari Para Arwah (Day of the Dead) yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Meksiko, dan Filipina. Halloween berasal dari orang Celt di Irlandia, Britania dan Perancis sebagai tradisi paganisme perayaan musim panen. Di abad ke-19, orang Irlandia dan Skotlandia membawanya ke Amerika Utara.

Simbol Halloween
Simbol Halloween singkatnya adalah buah labu yang dilubangi menyerupai wajah yang mengerikan. Simbol Halloween lekat dengan keadaan musim gugur dan karakter-karakter komersial dan menyeramkan hasil rekaan pembuat film Amerika dan ahli desain grafis. Simbol Halloween biasanya dekat dengan kematian, keajaiban, dan monster-monster dari dunia mitos. Karakter yang sering dikaitkan dengan Halloween misalnya karakter setan dan iblis dalam kebudayaan Barat, manusia labu, makhluk angkasa luar, tukang sihir, kelelawar, burung hantu, burung gagak, burung bangkai, rumah hantu, kucing hitam, laba-laba, goblin, zombie, mumi, tengkorak, dan manusia serigala. Di Amerika Serikat, simbol Halloween biasanya dekat dengan tokoh dalam film klasik mulai dari Drakula dan monster Frankenstein. Hitam dan oranye dianggap sebagai warna tradisional Halloween, walaupun sekarang banyak juga barang-barang Halloween yang berwarna ungu, hijau dan merah.




Labu yang merupakan hasil panen musim gugur di belahan bumi beriklim sejuk sering dijadikan simbol Halloween, begitu pula orang-orangan sawah sebagai penjaga hasil panen. Simbol Halloween yang dimengerti secara universal adalah labu yang diukir membentuk wajah "menyeramkan" yang diberi nama Jack-o'-lantern. Agar kelihatan lebih seram, lentera Jack-o'-lantern biasanya diletakkan di tempat gelap, karena di dalam labu diletakkan lilin menyala atau lampu.




Di Amerika Serikat, lentera Jack-o'-lantern sering diletakkan di depan pintu masuk rumah sesudah hari mulai gelap. Tradisi membuat lentera Jack-o'-lantern berasal dari Amerika Utara yang banyak menghasilkan labu berukuran besar yang mudah.


Sumber

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes Powered by Blogger | DSW printable coupons